"bel"
"ya ja?"
"dia udah punya yang baru"
"ohiya? masa sih? tau darimana?"
"liat aja diposan instagram.... hehe"
aku meliahat muka jaja yang tersenyum, udah terlalu sering aku lihat dia tersenyum, terlebih lagi saat dia putus.
tersenyum,
ya,
entahlah, aku yang ngerti maksud "senyum" itu. maksudku bagaimana seorang wanita bisa tersenyum saat dia harus meninggalkan seseorang yang dia sayangi. terlebih lagi ini adalah kali pertamanya dia mendapatkan status pacaran.
"yang mana ja? yang ini?"
"iya bel. model loh hehe"
jaja tersenyum lagi, bahkan kali ini dia terlebih lebih senang.
okeh mungkin saja dia senang karena orang yang disayanginya mendapatkan calon pacar yang sederajat, maksudku dokter dan model? tentu cocok bukan. jika memang mereka kelak akan menikah mereka akan mendapatkan otak yang pintar dengan wajah yang cantik atau ganteng.
aku tetap diam, terpaku melihat jaja. sebenarnya aku ingin memeluknya dan membiarkan air matanya meleleh dipelukanku. Aku ga tega melihatnya terus tersenyum ke arah ku.
jaja terus tersenyum.
tetapi menangis pada bantal dimalam hari.
ja you are strong enough. please open your mask and look at me. i wanna see the real of you.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar